PENGETAHUAN KELUARGA TENTANG PENCEGAHAN DAN PENULARAN PENYAKIT TB PARU

Authors

  • Debora Enjelina Simanjuntak Akper Gita Matura Abadi Kisaran
  • Sri Legawati Akper Gita Matura Abadi Kisaran

DOI:

https://doi.org/10.65386/jkkh.v2i1.49

Keywords:

Family Knowledge, Prevention, Transmission, Pulmonary TB

Abstract

Pulmonary tuberculosis (TB) is a contagious infectious disease whose control is highly dependent on family participation. Family members living under the same roof as a patient are at high risk of transmission if they lack adequate understanding of the transmission mechanisms of Mycobacterium tuberculosis and preventive measures. Objective This study aims to describe the level of family knowledge regarding prevention efforts and transmission mechanisms of pulmonary tuberculosis in Cinta Jadi Village, Ujung Padang District.

The research design used was descriptive quantitative. The study population included all families with members with pulmonary tuberculosis in Cinta Jadi Village. Sampling was conducted using a saturated sampling technique, resulting in 18 respondents. Data were collected using a questionnaire covering aspects of transmission and prevention, then processed through univariate analysis to generate frequency distributions and percentages.

The study findings indicate that the majority of families' knowledge regarding pulmonary tuberculosis prevention is in the adequate category (68.6%), and knowledge regarding transmission is also in the adequate category (63.1%). Although most respondents understood that transmission occurs through the air, there were still gaps in understanding aspects of prevention, particularly regarding the benefits of sunlight exposure (vitamin D) and the use of clean water. Furthermore, regarding transmission, respondents were not fully aware that infants are at high risk of contracting pulmonary TB.

Overall, the knowledge of families in Cinta Jadi Village regarding the prevention and transmission of pulmonary TB still needs to be improved, particularly in the dimensions of environmental health and home lighting. Health workers in Ujung Padang District are advised to optimize door-to-door outreach programs to strengthen preventive behaviors at the family level.

References

Hidayah, N. (2023). Edukasi Kesehatan dan Perubahan Perilaku Pencegahan Penularan TB pada Keluarga. Jurnal Keperawatan Indonesia.

Kemenkes RI. (2023). Laporan Program Penanggulangan Tuberkulosis. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Lestari, T., & Wijaya, A. (2023). Determinant Factors of Tuberculosis Incidence in Urban Areas. Journal of Public Health Research and Development.

Prabowo, S., dkk. (2023). Analisis Faktor Sosio-Ekonomi terhadap Kejadian TB Paru di Indonesia. Jurnal Epidemiologi Global.

Ramadhan, M. A., & Fitriani, D. (2023). Karakteristik Klinis dan Komorbiditas pada Pasien TB Paru Dewasa Tengah. Jurnal Respirologi Indonesia.

Saputra, H., dkk. (2023). Hambatan Deteksi TB Paru pada Lansia: Studi Kualitatif. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional.

Sari, N. M., dkk. (2023). Hubungan Tingkat Pendidikan dengan Literasi Kesehatan pada Pasien Tuberkulosis. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia.

Wulandari, R., dkk. (2021). Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Keluarga dalam Pencegahan Penyakit Menular. Bina Pustaka.

Wulandari, R., dkk. (2023). Analisis Faktor Risiko Kejadian Tuberkulosis Paru pada Usia Lanjut. Jurnal Epidemiologi Dan Kesehatan Komunitas.

Nurmala, I., & Wijayanti, R. (2022). Faktor Lingkungan Fisik Rumah dan Kejadian Tuberkulosis Paru. Jurnal Kesehatan Lingkungan.

Puspasari, S. (2023). ). Epidemiologi Penyakit Menular: Tinjauan Pekerjaan dan Gaya Hidup. Buku kesehatan.

Sari, N. P., et al. (2021). Hubungan Status Sosial Ekonomi dengan Kejadian TB Paru di Wilayah Kerja Puskesmas. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat.

Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara. (2023). Jumlah kasus tuberkulosis (TB) paru menurut kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara tahun 2022. BPS Provinsi Sumatera Utara.

ama, A. B., & Surya, A. (2020). Faktor Risiko Kejadian Tuberkulosis Paru di Wilayah Kerja Puskesmas. Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIK).

Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.

Dinas Kesehatan. (2019). Pedoman Pencegahan dan Pengendalian TB.

Hidayat, R., dkk. (2020). Analisis Gender dalam Perilaku Pencarian Pengobatan TB Paru. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia.

Hidayat, A. (2022). Tingkat pengetahuan keluarga tentang penularan tuberkulosis paru. Jurnal Kesehatan.

Kemenkes RI. (2021). Profil Kesehatan.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Profil kesehatan Indonesia. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Ningsih, R., & Putra, D. A. (2023). Pengetahuan dan praktik keluarga dalam pencegahan penyakit infeksi saluran pernapasan. Jurnal Keperawatan Komunitas, 8(1), 45–53.

Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan.

Permasari, R., Handayani, L., & Sari, M. (2021). Pengetahuan keluarga tentang penularan penyakit tuberkulosis paru. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional.

Prameswari, A., et al. (2023). Edukasi Kesehatan dan Peran Keluarga dalam Pencegahan Penularan Tuberkulosis. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia.

Rahayu, S., & Setiawan, H. (2022). Analisis Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Pengetahuan Keluarga terhadap Perawatan Penderita TB Paru. Jurnal Keperawatan Indonesia.

Sari, I. P., & Rahayu, S. (2020). Hubungan Karakteristik Individu dengan Kejadian TB Paru. Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan Masyarakat.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Alfabeta.

WHO. (2023). Global Tuberculosis Report 2023. World Health Organization.

Published

2026-01-30

How to Cite

Simanjuntak, D. E., & Legawati, S. (2026). PENGETAHUAN KELUARGA TENTANG PENCEGAHAN DAN PENULARAN PENYAKIT TB PARU . Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan Holistik, 2(1), 60–68. https://doi.org/10.65386/jkkh.v2i1.49